Sri Rahayu: Jangan Sampai Ada PHK di Balik Terjadinya Virus Corona

Republiksatu.com, Jakarta; Virus Korona telah menggemparkan seluruh dunia, termasuk Indonesia yang menjadi salah satu negara terpapar Virus tersebut. Tentu dampak yang harus diperhitungkan oleh pemerintah selain antisipasi dan penanganan adalah dampak ekonomi. Sebab virus korona akan menimbulkan ketakutan masyarakat sehingga mempengaruhi kegiatan sehari—hari, hal ini ditakutkan sektor riil akan terhantam.

Sri Rahayu mengapresiasi terobosan pemerintah dan perbankan yang telah menggelar rapat untuk menyeragamkan pandangan terkait kebijakan dalam mengantisipasi dampak virus korona terhadap perekonomian Indonesia beberpa waktu lalu.

Selain itu resiko yang mempengaruhi secara tidak langsung adalah potensi terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan menghantui perusahaan di industri yang bergantung pada mobiltas masyarakat, contoh perusahaan yang mungkin terimbas diantaranya adalah perusahaan maskapai dan sektor pariwisata selain itu industri manufaktur  yang pasokan bahan bakunya di-Supply dari China. Tutur, Sri Rahayu di Jakarta (6/3/20).

Sri Rahayu menghimbau “Jangan sampai terjadi PHK dibalik terjadinya Virus Korona”, selain itu Yayuk (Saapan akrab Sri Rahayu) berharap ada terobosan yang dilakukan oleh pemerintah agar PHK tidak sampai terjadi terkait dampak virus korona.

Pada dasarnya harus kita lihat betul dampaknya kepada masyarakat maupun pada dunia usaha, Tutup Yayuk yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IX DPR RI.


0 Comments


Leave a Comment