Massa PA 212 Tuntut Pemerintah Indonesia Putuskan HUbungan Diplomatik dengan India

Republiksatu.com,Jakarta; Unjuk rasa di Kedubes India ini merupakan reaksi atas konflik antara umat Muslim dan Hindu di timur New Delhi yang menewaskan 42 orang dan melukai puluhan lainnya.

FPI, GNPF Ulama, dan PA 212 mengutuk dan mengecam berbagai tindakan kekerasan serta persekusi yang dilakukan kelompok Hindu dan penguasa India terhadap umat Islam India.

Mereka mendesak pemerintah India segera menghentikan berbagai tindakan persekusi dan segera menangkap para pelaku persekusi. Selain itu, mereka juga mendesak pemerintah Indonesia mengambil langkah politik terhadap pelanggaran HAM yang dilakukan oleh kelompok Hindu di India.

Front Pembela Islam (FPI), GNPF Ulama, dan Persaudaraan Alumni (PA) 212 menggelar aksi di depan Kedutaan Besar India, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (6/3), selepas Salat Jumat, mereka berdatangan dengan mengusung tuntutan mendesak pemerintah memutuskan hubungan diplomatik dengan India.


Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin mengklaim jumlah peserta aksi di Kedubes India mencapai puluhan ribu orang Massa demonstran meminta bertemu dengan salah satu perwakilan kantor Kedubes India, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan Jumat (6/3/2020).

Dalam Aksi tersebut, mereka akan menyampaikan tuntutan aksi agar didengarkan oleh pihak Kedubes India.

Mereka meminta pertemuan itu difasilitasi oleh pihak Kepolisian hari ini. "Sebelum azan ashar, pukul 15.15 WIB tolong jembatani kami dengan Dubes India. Kalau sampai pukul 15.15 WIB kami tidak bertemu dengan Dubes India, kami tidak bertanggung jawab. Umat akan bergerak dengan caranya sendiri," kata perwakilan massa yang sedang berorasi di atas mobil komando.

Pihak kepolisian sedang masuk ke dalam gedung guna mencari perwakilan kantor Kedubes yang bisa ditemui. Hingga saat ini, ratusan massa masih berorasi di depan gedung Kedubes India. Untuk diketahui demonstrasi ini dilakukan oleh massa dari kelompok FPI dan kelompok PA 212. Mereka mengecam aksi kekerasan yang dilakukan oleh warga beragama Hindu kepada warga muslim di India. Dalam orasinya, mereka menuntut Pemerintah Indonesia bertindak tegas atas tragedi kekerasan ini. Bahkan massa menuntut pemerintah memutuskan hubungan diplomasi terhadap India.



0 Comments


Leave a Comment