Sudewo Anggota Komisi V DPR Kritik, Ketidak hadiran Tiga Gubernur di Rapat Penanganan Banjir

Republiksatu.com, Jakarta; Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur di kawasan Jabotabek, dari mulai senin malam, 24/2/2020 hingga selasa pagi, 25/2/2020,  pada kenyataannya bukan hanya menghadirkan berkah bagi simpanan air di musim kemarau, melainkan juga menimbulkan banjir akibat limpahan air hujan, maupun kiriman air dari dataran tinggi di kawasan Bogor, Jawa Barat, kondisi ini yang kemudian mendorong DPR RI, khususnya Komisi V DPR RI untuk memanggil Kepala Daerah yang wilayahnya terdampak banjir dalam rapat untuk mencari solusi strategis penanganan Banjir beserta pencegahannya,

Pada hari Rabu, 26/2/2020, Komisi V DPR mengundang Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil dan Gubernur Banten.

Namun ternyata, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Banten tidak hadir dalam rapat penanganan banjir, hingga memicu timbulnya protes Sejumlah anggota DPR memprotes absennya para  gubernur dalam pertemuan itu.

Salah seorang Anggota Komisi V DPR Fraksi Gerindra Sudewo mengatakan dengan membaningkan  Anies dengan Joko Widodo saat memimpin Jakarta. Kata dia, pada DPR periode 2009-2014, Komisi V pernah mengundang Jokowi yang masih menjabat sebagai Gubernur DKI. 

"Pada periode 2009-2014, saya berada di ruangan sini, dan ketika itu DKI Jakarta juga dilanda banjir yang sangat besar. Kemudian komisi V mengambil langkah koordinasi seperti ini," kata dia saat rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Jokowi memenuhi undangan DPR untuk membahas banjir. Sudewo mengatakan, Jokowi bersampingan dengan Menteri PUPR ketika itu untuk koordinasi masalah banjir.

"Komisi V juga mengundang Gubernur DKI ketika itu pak Joko Widodo. Dan forum itu pak Joko Widodo hadir memenuhi undangan komisi V. Dengan hadirnya pak Joko Widodo yang bertemu langsung dengan Menteri PU" kata Sudewo.

Rapat itu, menurutnya menghasilkan dampak yang signifikan. Sudewo menyebut banjir sempat mereda dan tidak separah tahun sebelumnya.

"Dalam forum rapat komisi V, ada penanganan-penanganan nyata strategis, dan kita lihat, kita rasakan pasca itu di tahun berikutnya banjir DKI agak mereda, tidak sebesar tahun sebelumnya," kata dia.

Sementara itu, Deputi Tata Ruang Pemprov DKI, Vera Refina Sari menjelaskan mengapa bosnya tidak hadir. Dia mengatakan, Anies di lapangan tengah menangani banjir. Sehingga tak bisa ditinggal.

"Enggak bisa, karena kan dampak-dampaknya masih terasa sekarang. Jadi pas aja, mungkin undangannya sebelumnya. Tapi pas tiba-tiba kemarin ada banjir," ucap Vera.

Dia meyakini, bila tidak ada bencana banjir, maka Anies dipastikan baka menghadiri undangan tersebut.

"Kalau kemarin nggak banjir insyaallah Pak Anies hadir, karena undangannya sudah agak lama," jelas Vera.

 

 


0 Comments


Leave a Comment