Jimmy Ck Ketum GL Pro 08:”Kami Dukung Anies, Kami Juga Kritisi Anies”

Republiksatu.com Jakarta: Dalam rangka memperingati hari jadinya, Gerakan Laskar-Pro 08 ( GL-Pro 08) menggelar kegiatan diskusi Publik, yang kali ini Bertajuk” Anies-Jakarta, Berhasilkah”, Kamis, 20 Februari 2020 kemaren, di markas GL-Pro 08 Jalan Matraman Dalam Jakarta Pusat, pada acara diskusi ini, Ketua Umum Jimmy Ck, dalam sambutannya mengatakan bahwa di usianya ke 11 ini, GL-Pro 08 tetap konsisten untuk mendukung Pak Anies Baswedan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, namun demikian apabila Anies memiliki kesalahan dalam menjalankan kebijakannya, GL-Pro 08 tidak segan-segan mengkritisinya.

“ Agar masyarakat mengetahuinya, bahwa GL-Pro 08 pada pilkada 2017 silam, mendukung Anies-Sandi, nah, ketika pasangan Anies-Sandi di lantik sebagai Gubernur-Wagub DKI Jakarta, GL Pro08 telah menyampaikan komitmennya Mengawal Anies-Sandi”ungkap Jimmy CK di hadapan ratusan orang yang memadati ruangan tempat pelaksanaan diskusi.

Menurutnya, pengertian mengawal Anies-Sandi itu bukan berarti membiarkan begitu saja setiap kebijakan dari Gubernur Anies Baswedan, melainkan justru tidak membiarkan Kebijakan tersebut, yang tidak sesuai keinginan rakyat Jakarta, dengan melakukan kritik terhadap kebijakan tersebut.

“Kami berkomitmen, Kami Dukung Anies, tapi kami juga kritik Anies agar tidak melupakan janjinya untuk mewujudkan Maju Kotanya Bahagia Warganya,”tukas Jimmy Ck.

Sementara itu, dalam diskusi publik yang di pandu Ridwan Umar wartawan senior dan aktivis 98 ini, menghadirkan beberapa orang pembicara, di antaranya Ucok Sky Khadafi dan Juga Amir Hamzah pengamat perkotaan Jakarta.

Pada kesempatan ini, Amir Hamzah mengemukakan bahwa soal dukun-mendukung Anies Baswedan itu, sudah semestinya memahami terlebih dahulu posisi Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta yang memiliki kewenangan di antaranya kewenangan Atributif (Kewenangan atributif adalah kewenangan asli (orisinil) yang diberikan oleh Undang-undang Dasar 1945 atau Undang-undang tertentu kepada Pejabat Negara,yakni Gubernur.

“Jangan asal dukung mendukung, Kita dukung Anies, tapi kalau Anies tidak dukung kita, bagaimana? Karena itu pahami terlebih dahulu kewenangan dia sebagai Gubernur DKI Jakarta, sehingga kita tidak salah dalam hal mendukung”ucap Amir Hamzah.

Sedangkan menurut Ucok Khadafi pengamat Politik Anggaran, mengatakan bahwa saat ini, ada wacana untuk mencapeskan Anies Baswedan sebagai Presiden di Pilpres 2024 mendatang, masalahnya sekarang, wacana tersebut bisa berimplikasi pada munculnya eforia di kalangan pendukung Anies, sehingga melupakan hal-hal bersifat dukungan politik dari partai politik yang pada pilpres 2024 mendatang juga masih ingin mencalonkan figur dari internal partainya, sehingga jika ini terjadi, maka peluang Anies mendapatkan dukungan dari parpol untuk pilpres 2024 sangat tipis.

“ Mendingan wacana itu di hilangkan saja, jangan di dorong-dorong Anies untuk nyapres, tapi doronglah dia, dukung Anies untuk selesaikan pekerjaan rumahnya sebagai Gubernur DKI Jakarta,”tandas Ucok

 


0 Comments


Leave a Comment