Putusan MA Menangkan Gugatan Rahmawati Cs Lemahkan Kepercayaan Dunia International Kepada Pemerintah Jokowi

Republiksatu.com, Jakarta; Putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan permohonan uji materi Pasal 3 Ayat (7) PKPU Nomor 5 Tahun 2019 dapat beimplikasi bukan hanya persoalan legitimasi Presiden Jokowi-Wapres Ma’ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019 lalu, melainkan juga dapat berimplikasi pada kepercayaan dunia International terhadap Pemerintahan Indonesia, Putusan MA itu bukan hanya melemahkan legitimasi di mata masyarakat Indonesia, namun  dapat juga melemahkan kepercayaan dunia International terhadap Pemerintah Indonesia,” demikian di sampaikan pengamat kebijakan publik Amir Hamzah kepada Republiksatu.com, Jumat (10/7/2020) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat

“Mengapa demikian, menurut Amir Hamzah,  MA sebagai lembaga Tinggi  kekuasaan Yudikatif yang di bentuk oleh Undang-Undang Dasar 1945, merupakan lembaga yang memiliki kekuasaan Yudikatif dalam konsepsi Trias Politica yang sangat mempengaruhi keberlangsungan demokrasi dalam suatu Negara”ungkap Amir Hamzah

tentunya keberadaan MA, sambung Amir,  menjadi sangat strategis dalam penegakkan hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, adapun Indonesia sebuah negara yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari masyarakat  International, nah dengan adanya ,  Putusan MA memenangkan Rachmawati Soekarnoputri dkk atas KPU terkait Pasal 3 Ayat (7) Peraturan KPU Nomor 5/2019 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih, Penetapan Perolehan Kursi, dan Penetapan Calon Terpilih dalam Pemilihan Umum. Yang menyebutkan bahwa pasal 3 dalam PKPU itu bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum Keputusan MA tersebut, justru memperkuat adanya kecurangan di Pilpres 2019, maka otomatis akan mempengaruhi penilaian Dunia International terhadap legitimasi pemilu 2019 beserta hasilnya, dan juga penilaian legitimasi kemenangan Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin pada pilres 2019 lalu, yang diragukan kemenangan yang di raih pasangan tersebut, penilaian inilah akan melemahkan legitimasi pemerintah Jokowi-Ma'ruf Amin di mata dunia international.

”Nah, kalau dunia International sudah tidak percaya dengan hasil Pilpres 2019, maka mereka pun akan meragukan legitimasi pemerintah Indonesia yang di pimpin oleh pasangan capres-cawapres hasil pilpres yang curang, ini berbahaya sekali bagi posisi Indonesia di masyarakat International,” jelas Amir Hamzah,

Dengan demikian, jelas Amir, keberadaan Indonesia  selama ini kebijakan ekonominya tergantung oleh investasi dari dunia International, apabila mereka sudah tidak percaya dengan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin, maka akan mempengaruhi aliran investasi ke Indonesia, akibatnya cepat atau lambat, dunia international enggan untuk berinvestasi di Indonesia, kecuali Cina, sehingga sangat kondisi tersebut, akan mempengaruhi roda perekonomian Nasional yang bisa terancam kolaps.

“Nah, apabila ekonomi kolaps, maka terjadilah kekacauan politik yang dapat memicu kekacauan social, jika kondisi tersebut, terjadi, tidak menutup kemungkinan akan terjadi impeachment terhadap Presiden Jokowi-Wapres Ma’ruf Amin, akibat hilangnya legitimasi masyarakat Indonesia maupun dunia International,”pungkas Amir Hamzah


0 Comments


Leave a Comment