AHY Terpilih Secara Aklamasi

Republiksatu.com, Jakarta; Kongres V Partai Demokrat menetapkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat masa bakti 2020-2025. Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat EE Mangindaan selaku Pimpinan sidang mengatakan, “setelah melakukan proses seleksi administrasi dan verifikasi calon Ketua Umum dan dinyatakan memenuhi persyaratan maka berdasarkan pasal 25 ayat 6 dan ayat 7 peraturan tata tertib kongres, ditetapkan secara aklamasi Bapak Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Ketua Umum Partai Demokrat masa bakti 2020-2025, apakah disetujui?” Sontak Seluruh peserta kongres yang berada didalam ruangan Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan Jakarta menjawab “Setujuuu” seraya mengelu-elukan nama AHY.

AHY (sapaan akrab Agus Harimurti Yudhoyono) diminta untuk berdiri dan secara simbolis menerima Pataka Partai Demokrat sebagai kesiapan dalam mengemban amanah dan tugas sebagai Ketua Umum yang baru. Selanjutnya AHY memberi hormat kepada Ketua Umum Demisioner Susilo Bambang Yudhoyono sambil bersalaman dan memeluk beliau.

Wakil Sekjen Partai Demokrat Renanda Bachtar menerangkan kepada republiksatu.com hari ini (15/3/20), Forum permusyawaratan tertinggi Partai Demokrat merupakan forum yang sangat demokratis didalam struktural Partai Demokrat. “Alhamdulillah, akhirnya proses regenerasi di tubuh Partai Demokrat akhirnya terjadi hari ini, di Kongres Partai Demokrat ke-V di Jakarta. Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang menyiapkan generasi di bawahnya untuk melanjutkan tampuk kepemimpinannya, menjawab tantangan di masa setelah mereka dan beradaptasi serta tampil di panggung kepemimpinan nasional, pada saatnya nanti", tegas Renanda.

Proses pemilihan Ketum baru PD berjalan dengan sangat demokratis. Hak suara DPC dan DPD terwadahi dan tidak ada satupun proses menuju pemilihan dan penetapan Ketum baru yang terlewati; mulai dari mendapat aspirasi minimal 30% suara daerah (dalam hal ini AHY mendapat dukungan suara 93% lebih. Sisanya menyerahkan kepada Ketum SBY), melakukan pendaftaran dan akhirnya diputuskan dan dipilih secara aklamasi, inilah makna dari sebenarnya Pancasila terutama sila keempat Permusyawaratan yang dipimpin oleh hikmad permusyawaratan/perwakilan, bermusyawarah dan bermufakat.

Saya optimis Partai Demokrat kedepannya akan lebih siap menjawab tantangan jaman, menjumput harapan rakyat dan menjadikan harapan rakyat sebagai perjuangan Partai Demokrat”, Pungkas Renanda.


0 Comments


Leave a Comment