Diperlukan Sinergisitas Semua Pihak, Untuk Penanggulangan Banjir di Kawasan Jabodetabek

Republiksatu.com, Jakarta; DPD Korps Alumni KNPI DKI Jakarta, untuk kesekian kalinya menggelar Symposium Nasional dengan Tema mengenai masalah penanganan banjir di kawasan Jabodetabek, Tampil sebagai pembicara dalam simposium nasional ini, Ketua Badan Kesbangpol DKI Taufan Bakrie mewakili Gubernur DKI Anies Baswedan, Ketua KADIN Jakarta Pusat RH Victor Aritonang, dan sejumlah narasumber lain.

Pada acara ini, telah di ambil tema : Simposium Nasional Banjir & Management Penanggulangan Bencana Kemitraan Pemerintah dan Korps Alumni KNPI di Marc Hotel Passer Baroe, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020).

Dalam sambutannya Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhamad Taufik yang juga Ketua DPD Korps Alumni KNPI DKI Jakarta, menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dapat memberi subsidi dana kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Kabupaten Bogor, dan Pemkot Depok untuk membangun embung atau waduk di tiga wilayah ini untuk meminimalisasi banjir di Jakarta.

“Sudah sewajarnya harus ada subsidi bagi Pemkot Bogor, Pemkab Bogor, dan Pemkot Depok agar bisa membangun embung/waduk karena APBD-nya kecil. Untuk pembebasan lahan sangat mahal, perlu anggaran yang besar”kata M.Taufik yang juga Ketua DPD Korps Alumni KNPI DKI Jakarta.

" Prinsipnya Jangan saling menyalahkan. Ada yang menyalahkan Gubernur DKI Anies Baswedan, ada menyalahkan pemerintah pusat. Tetapi yang penting bahwa penanganan bencana banjir tidak bisa parsial, harus terintegrasi mau dengan naturalisasi dan normalisasi sungai harus segera dilakukan, agar banjir di kawasan Jabodetabek bisa dikurangi," tandas Mohamad Taufik.

Ketua DPD I Partai Gerindra ini menambahkan, banjir di Jakarta tidak bisa menyalahkan Gubernur Anies. Sebab, 13 sungai yang mengalir di lima wilayah DKI itu kewenangannya ada di pemerintah pusat.

"Kami minta kepada pemerintah pusat untuk memberikan kewenangan kepada Pemprov DKI untuk mengeruk 13 sungai karena Pemprov DKI punya kepentingan masalah ini," katanya.

Sementara itu, Direktur Bina Operasional Kementerian Perkerjaan Umum & Perumahan Rakyat Agung S. menyatakan, banjir itu masalah yang harus ditangani secara terpadu dan sinergis

"Tidak bisa ditangani oleh pemerintahan saja, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, harus bersinergi, bergotong-royong," kata Agung.

Hal Senada juga di sampaikan Taufan Bakri Kepala Bakesbangpol DKI Jakarta, yang hadir di acara ini mewakili Gubernur DKI Jakarta mengatakan bahwa Untuk menanggulangi banjir di Provinsi DKI Jakarta, tentunya Pemprov DKI Jakarta tidak bisa bekerja sendirian, tapi semua pihak, terutama warga Jakarta dan juga Pemerintah bersama warga di kawasan Bogor, Depok maupun Tangerang, sama-sama bersinergi membudayakan hidup bersih, dan menjaga lingkungannya agar tetap bersih.

“Ayo, kita sama-sama tangulangi banjir dengan bersinergi dan bersama-sama menjaga lingkungan yang bersih dan sehat, selain itu juga mari budayakan pembuatan biopori sebagai langkah pencegahan banjir di musim hujan, mencegah kekurangan air di musim kemarau”pungkas Taufan


0 Comments


Leave a Comment