Pemprov Sudah terbitkan Ingub Nomor 16/2020 Soal Virus Corona Warga Jakarta Jangan Panik

 

Republiksatu.com, Jakarta; Masalah merebaknya issu tentang adanya keberadaan Virus Corona yang mematikan itu, telah di antisipasi oleh Pemprov DKI Jakarta dengan mengeluarkan instruksi (Ingub) terkait penyebaran virus Corona., oleh karena itu, langkah ini sangat tepat, demikian dikatakan Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, S Andyka, mengapresiasi langkah Gubernur Anies Baswedan, Menurut Andyka, diterbitkannya ingub Nomor 16/2020 tersebut merupakan bentuk respons cepat Pemprov DKI Jakarta untuk mengantisipasi merebaknya penularan virus yang dikenal dengn Covid-19 ini.  

"Ini bukan saja masalah nasional. namun sudah mengglobal. Jakarta sudah sepenuhnya melakukan antisipasi lebih awal melalui Ingub," ujarnya Senin (2/3). di Gedung DPRD DKI Jakarta

Andyka menambahkan, Pemprov DKI bisa mengambil langkah tepat dalam mengendalikan dampak ekonomi akibat kasus penyebaran virus corona dengan optimalisasi biaya tidak terduga dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Kita punya alokasi anggaran tak terduga, harusnya anggaran itu bisa dimaksimalkan untuk hal-hal yang bersifat force majeure seperti sekarang ini," ucapnya.

Dalam menggunakan anggaran tersebut, lanjut Andyka, Gubernur DKI Jakarta memiliki kewenangan penuh tanpa harus melakukan koordinasi atau persetujuan legislator.

Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, SH, mengatakan agar masyarakat Jakarta tidak perlu panik dalam menyikapi masalah virus corona.

“ Kepada semua sdr sdriku warga Jakarta  pagi ini President kita Jokowi baru saja mengumumkan ada 2 warga kita positip terkena Covid-19, tapi info yang saya dapat informasi banyak sdr sdri kita paranoid, panik menyerbu ( rush) supermarket membeli barang barang  yg bukan atau belum jadi kebutuhannya, saya rasa hal ini patut di sayangkan, jangan panic, tapi tetap waspada dengan senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan tempat tinggal anda dan juga tempat kerja anda”tukas Prasetyo Edi Marsudi Ketua DPRD DKI Jakarta, saat di temui pers di Gedung DPRD DKI Jakarta

Menurut Prassetyo, Kalau itu terjadi maka bisa mengakibatkan: Harga barang barang jadi naik drastis., Timbul kelangkaan barang kebutuhan sehingga nanti orang yg benar benar butuh barang tersebut tidak mendapatkannya,

“Misalnya susu utk bayi jika kalian serbu nanti ada bayi lain yg butuh bagaiman, Jika hal ini berlangsung terus maka  tentu akan mengakibatkan kekacauan sosial. Kekacauan sosial bisa berakibat kerusuhan”pungkas Prasetyo

                                                                                                                                                   


0 Comments


Leave a Comment