Kota Bekasi Banjir, Pemkot Hamburkan 933 Juta Uang Rakyat, Untuk Belanja Karangan Bunga

Republiksatu.com,Jakarta; Ketika warga Bekasi di landa banjir, akibat curah hujan dengan intensitas tinggi, sudah semestinya semua pihak di gerakkan rasa empatinya untuk membantu meringankan beban penderitaan bagi warga terdampak bencana banjir di kawasan Kota Bekasi, namun realitasnya, justru sebaliknya, Pemkab Bekasi malahan membuat kebijakan anggaran untuk membuat  Karangan bunga untuk yang beberapa waktu lalu dilanda bencana banjir,  demikian di sampaikan Wahyudin Jali Koordinator Investigasi Lembaga Kaki Publik, kepada republiksatu.com, Jumaat, 28/2/2020 di Bekasi, Jawa Barat

“Kami menemukan pada tahun anggaran 2020 Pemkot bekasi menghamburkan uang daerah senilai Rp 933.760.000,00 untuk belanja pengadaan karangan bunga. Seharusnya anggaran tersebut dapat dialokasikan untuk keperluan daerah yang memang betul memberikan dampak nyata”ungkap Wahyudin.

Menurutnya, Investigasi Lembaga Kaki Publik, mendapatkan temuan yakni bahwa Pengadaan karangan bunga tersebut dibawah tanggungjawab satuan kerja perangkat daerah  yaitu sekretariat  Kota Bekasi, adapun pengadaan tersebut dimenangkan oleh Cv. JOGJA floristh yang beralamat di Perum. Mutiara gading timur 2 blok s2 no. 20 rt.007 rw.028 mustika jaya. mustika jaya. Kota bekasi. Jawa barat - Bekasi (Kota) - Jawa Barat.

“Mestinya Kondisi ini menjadi catatan dan perhatian serta kajian dewan perwakilan daerah kota bekasi d tengah musibah banjir yang tengah melanda masyarakat kota Bekasi, telah terjadi pemborosan anggaran yang menggerus rasa empati terhadap warga terdampak banjir”tukasnya

Maka, tambah Wahyudin, pembelanjaan uang daerah yang tidak memiliki nilai untuk kepentingan masyarakat kota bekasi dapat di tekan dan diminimalisir, kondisi ini nyata sebagai pemborosan keuangan daerah. Apakah anggota dewan perwakilan daerah kota bekasi sudah tidak mampu meminimalisir arogansi penghamburan uang daerah untuk belanja-belanja yang tidak memberi dan memenuhi kepentingan publik, seharusnya dewan yang terhormat mengkaji terhadapap setiap penganggaran yang diajukan.

“Kebijakan anggaran untuk belanja karangan bunga, jelas menyakiti nurani masyarakat kota Bekasi, bagaimana tidak, uang daerah dihamburkan hanya untuk membeli karangan bunga yang tidak sama sekali berdampak apa-apa kepada masyarakat, bahkan tidak mampu membuat banjir menjadi surut”pungkas Wahyudin

 

 

 


0 Comments


Leave a Comment