Di Peringatan HPSN 2020, Gubernur DKI Jakarta Ingin Rubah Mind Set Tata Kelola Sampah

Republiksatu.com,Jakarta;

Pada setiap Tanggal 21 Februari, selalu di peringati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020, pada Momentum tahun ini,  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperingati puncak bersama masyarakat dan penggerak PKK di lingkungan RW 03, Kelurahan Cempaka Putih Timur, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (21/2).

 

Di pilihnya Kawasan RW 03, Cempaka Putih Timur sebagai tempat penyelenggaraan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Jakarta, merupakan langkah yang tepat, karena Kawasan tersebut merupakan salah satu model percontohan wilayah yang berhasil menerapkan tata kelola sampah secara baik di tingkat rumah tangga.

Acara Peringatan tahun ini, yang di hadiri Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang kemudian menyampaikan himbauannya, agar seluruh komponen masyarakat di Jakarta untuk mulai mengurangi, memilah, dan mengolah sampah dari tingkat rumah tangga, Anies juga mengingatkan kembali peristiwa 15 tahun silam, terjadi longsor sampah yang kemudian diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). 

Anies menyebut peristiwa 15 tahun tersebut harus membawa hikmah untuk perubahan mind set (cara berpikir) dalam tata kelola sampah. Anies menegaskan, sampah harus dipandang sebagai sisa (residu) hasil aktivitas sehari-hari yang dapat dimanfaatkan kembali.

"Yang harus kita bangun di Jakarta ini adalah perubahan mind set (cara berpikir) bahwa dalam semua kegiatan kita, ada yang kita ambil, ada yang disebut sisa. Residu atau sisa. Sisa itu bisa digunakan kembali. Karena itu, pesan hari ini adalah Kupilah. Ku-nya Kurangi. Pi-nya Pilah. Lah-nya Olah. Kurangi, Pilah, Olah. Reduce, Reuse, Recycle,"   terangnya.

Di tambahkan oleh Anies, bahwa target sampah yang mampu dikelola adalah 30 persen di tingkat rumah tangga. Sedangkan 70 persen sisanya, akan diolah melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) atau dimanfaatkan kembali dengan nilai tambah ekonomis, seperti menjadi energi.

"Jadi, saya berharap di tempat ini nanti menjadi percontohan, biar nanti masyarakat dari berbagai wilayah datang, menyaksikan dari dekat, dan insyaAllah nanti bisa menerapkan di tempatnya masing-masing. Kalau kita bisa mengelola sampah ini dengan baik, insyaAllah lingkungan hidup kita menjadi lebih sehat, anak kita, keluarga, dan masyarakat juga tumbuh lebih baik," ungkapnya.

Anies menjelaskan, ekologi dan ekonomi sejatinya dapat berjalan beriringan, lantaran memiliki kata dasar yang sama yaitu oikos atau rumah tangga (lingkungan). Karena itu, Anies menegaskan, harapannya agar perekonomian juga semakin bergerak melalui pemanfaatan tata kelola sampah.

"Saya berharap nantinya Jakarta bebas dari sampah. Tempatnya kita pilah. Gambar di sini saya rasa mencerminkan ada sampah organik, sampah kertas, sampah elektronik, sampah beracun, sampah plastik, sampah logam, sampah residu rumah tangga. Ini semua adalah sisa-sisa yang harus kita pilah dari awal. Mudah-mudahan ini berjalan dengan baik. InsyaAllah kita bisa ambil hikmahnya dari peristiwa 15 tahun yang lalu, tidak berulang lagi. Dan mudah-mudahan Jakarta bisa menjadi contoh kota modern di dalam pengolahan sampah,oleh karena itu perlu adanya sinergisitas antara Pemprov DKI Jakarta dengan seluruh warga Jakarta, dalam satu gerakan untuk mengelola sampah agar menjadi berkah bukan menjadi bencana" tandasnya.

Sementara itu, merespon himbauan dari Gubernur Prov.DKI Jakarta Anies Baswedan, salah seorang warga yang  RW 03 Kelurahan Cempaka Putih Timur, sebut saja, Surti ( 34), saat di temui Republiksatu.com, di kantor Kelurahan Cempaka Putih Timur, Jumaat, 21/2/2020, dia mengatakan bahwa Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional ini, di harapkan sebagai momentum untuk membangun kesadaran masyarakat, agar berpartisipasi aktif dalam mengelola sampah.

“Saya sangat setuju himbauan dari Bapak Gubernur, Nyok kite beresin sampah di Jakarta nih, kite bikin sampah jadi berkah buat ciptain kesejahteraan, dan mesti di cegah agar sampah tidak menjadi bencana.”Tukasnya,

 


0 Comments


Leave a Comment