Warga Apresiasi Kinerja Satpol PP DKI Jakarta Penanggulangan Pandemi Covid 19

Republiksatu.com,Jakarta

Dalam rangka memastikan pelaksanaan protokol kesehatan COVID-19 oleh masyarakat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta secara aktif melakukan pengawasan hingga penegakan aturan di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, Arifin, menyampaikan perkembangan terkini atas hasil pengawasan penegakan protokol kesehatan COVID-19 di Jakarta per 24 Juli 2020.

"Pengawasan dilakukan di tempat/fasilitas umum, kegiatan sosial budaya, serta penertiban perorangan yang tidak memakai masker, dengan sanksi yang beragam sesuai Pergub 51/2020. Mulai teguran tertulis, kerja sosial, denda, hingga penyegelan. Untuk denda berupa uang akan kami setorkan melalui kas daerah," ujar Arifin, Sabtu (25/7) kepada Republiksatu.com, saat melakukan pemantauan di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur

Menurutnya, upaya ini dilakukan untuk menjaga seluruh masyarakat dari potensi penularan COVID-19. Giat kami lakukan dalam rangka memastikan agar masyarakat seminim mungkin terpapar COVID-19. 

“Namun, kami juga sangat membutuhkan kerja sama dari seluruh masyarakat untuk tertib dan menjalankan aturan yang telah ditetapkan, agar kami juga tidak perlu memberikan sanksi," tukasnya

Adapun rekapitulasi pelaksanaan giat penindakan pelanggaran aturan protokol kesehatan dalam masa PSBB Transisi oleh Satpol PP Provinsi DKI Jakarta per tanggal 24 Juli 2020 pukul 19.00 WIB, sebagai berikut;

  1. Tempat/Fasilitas Umum

Sanksi Teguran Tertulis: 8

Sanksi Denda: 1

Jumlah: 9

  1. Perorangan Tidak Memakai Masker

Kerja Sosial: 3.099

Sanksi Denda: 711

Jumlah: 3.810

Sehingga, nilai denda yang masuk dari perorangan sejumlah Rp 93.550.000; tempat/fasilitas umum sejumlah Rp 1.000.000; dengan total keseluruhan sejumlah Rp 94.550.000.

Sementara itu, secara kumulatif hasil rekapitulasi pelaksanaan giat penindakan pelanggaran aturan protokol kesehatan dalam masa PSBB Transisi oleh Satpol PP Provinsi DKI Jakarta sejak 5 Juni 2020 hingga 24 Juli 2020 sebagai berikut;

  1. Tempat/Fasilitas Umum

Teguran Tertulis: 401

Denda: 71

Jumlah: 478

  1. Kegiatan Sosial Budaya

Teguran Tertulis: 8

Denda: 18

Segel: 28

Jumlah: 54

  1. Perorangan Tidak Memakai Masker

Kerja Sosial: 37.599

Denda: 4.094

Jumlah: 41.693

Sehingga, nilai denda yang masuk dari perorangan sejumlah Rp 664.060.000; tempat/fasilitas umum sejumlah Rp 264.850.000; dan kegiatan sosial budaya sejumlah Rp 171.500.000; dengan total keseluruhan sejumlah Rp 1.100.410.000.

Sementara itu, guna merespon transparansi kinerja Satpol PP Provinsai DKI Jakarta, H. Boim Fautzan salah seorang pimpinan Komunitas Betawi di Provinsi DKI Jakarta, mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kinerja Satpol PP Prov DKI Jakarta dalam menanggulangi sekaligus mencegah penyebaran Pandemik Covid-19 di wilayah Provinsi DKI Jakarta ini.

“Kami sangat salut dengan kinerja Satpol PP, ya, semoga di hari-hari mendatang, dapat terus di tingkatkan kualitasnya,”ucapnya kepada Republiksatu.com, Sabtu, 25/7/2020 di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat

Hal senada juga di sampaikan Yani Hasibuan, salah seorang pengendara motor, ketika di temui, pada kegiatan razia penerapan protocol kesehatan cegah pandemic Covid-19 di kawasan Cakung, Jakarta Timur, ia mengatakan bahwa kinerja Satpol PP DKI Jakarta Patut di acungi jempol, pasalnya anggota Satpol PP, tak hentinya mengingatkan masyarakat agar patuhi protocol kesehatan untuk cegah Covid-19.

“Ya, saya sangat mengapresiasi kinerja satpol PP, tak pernah berhenti untuk tegakkan aturan mencegah penyebaran Pandemik Covid-19 baik di kawasan perumahan maupun di jalanan, seperti sekarang yang sedang di gelar di Cakung ini,”tandas Yani.


0 Comments


Leave a Comment