Di Musrenbang, PPKD Jaktim Tawarkan Program Peningkatan Kualitas SDM

Republiksatu.com, Jakarta;

Upaya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di wilayah Kota Adm Jakarta Timur, senantiasa di selenggarakan dengan berbagai program kegiatan, tentunya hal ini tidak terlepas dari peran strategis, Pusat Pelatihan Kerja Daerah Kota Administrasi Jakarta Timur.

Dalam upaya untuk melaksanakan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia tersebut, Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur juga gencar menyosialisasikan program di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Sosialisasi akan dilakukan mulai dari Musrenbang tingkat kelurahan, kecamatan hingga kota.

Kepala PPKD Jakarta Timur, Ahmad Sotar Harahap mengatakan, sosialisasi program kerja jajarannya di Musrenbang perlu dilakukan mengingat masyarakat sebelumnya mengetahui Balai Latihan Kerja (BLK). Padahal sejak 2016 namanya berubah menjadi PPKD dengan programnya memberikan pelatihan kerja kepada masyarakat secara gratis.

"Makanya saya langsung koordinasi ke Wali Kota Jakarta Timur agar dalam setiap Musrenbang hadir, menyosialisasikan program yang kita miliki," ujar Sotar, saat di jumpai di Kantor Walikota Jakarta Timur, Selasa (11/2).

Dikatakan Sotar, tahun 2019 lalu pihaknya juga menerapkan pola yang sama yakni gencar menyosialisasikan program kerja PPKD di tingkat Musrenbang.

"Hasilnya membantu mendongkrak jumlah peserta pelatihan," tambahnya.

Disebutkan Sotar, sebelum mengikuti Musrenbang, peserta pelatihan hanya berkisar 300-500 peserta saja. Namun, tahun ini jumlahnya meningkat hingga 1.840 peserta yang terbagi dalam lima gelombang. Ada 15 jenis pelatihan yang diberikan seperti, tata boga, menjahit, otomotif dan lain sebagainya.

Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Timur, Usmayadi menambahkan, pihaknya merespons positif kehadiran PPKD Jakarta Timur dalam kegiatan Musrenbang karena telah menyosialisasikan program kerjanya langsung di hadapan masyarakat. Karenanya, ia berharap, jumlah usulan non fisik dalam Musrenbang hendaknya lebih ditingkatkan untuk meningkatkan kualitas SDM melalui program pelatihan kerja.

"Di Jakarta Timur ada empat pusat pelatihan kerja, ini harus dimanfaatkan masyarakat," tandas Usmayadi.

Sementara itu, salah seorang warga yang tinggal di Kec. Matraman Kota Adm Jakarta Timur, sebut saja Mirna (34) pernah mengikuti program pelatihan Tata Boga, di selenggarakan oleh  PPKD Jakarta Timur, mengatakan sangat senang mengikuti program yang di selenggarakan PPKD, bagi dirinya program tersebut, sangat bermanfaat untuk mendapatkan keahlian bagi kehidupan maupun penghidupannya.

“Bagi saya, program yang di gelar PPKD Jakarta Timur, sangat bermanfaat untuk kehidupan saya, setelah ikut program itu,saya bisa kerja mandiri dan punya penghasilan sendiri untuk membantu suami menghidupi keluarga kami, alhamdulilah, kami sudah mulai bisa merintis usaha catering”ucap Mirna kepada republiksatu.com di kawasan Kantor Walikota Jakarta Timur, selasa (11/2)


0 Comments


Leave a Comment