Hadirkan Pancasila dalam Melawan Covid-19, Untar Gelar Telekonseling Gratis

Republiksatu.com, Jakarta; Kondisi semakin merebaknya virus covid-19 di wilayah Tanah Air, khususnya di wilayah Provinsi DKI Jakarta, tentunya menimbulkan berbagai dampak di dalam kehidupan masyarakat, bukan hanya berdampak pada kehidupan sosial, kesehatan maupun ekonomi, melainkan juga berdampak pada kondisi psikologis masyarakat, hal ini juga di alami oleh tenaga medis, para medis yang menjadi garda terdepan untuk penanganan pasien yang terpapar Covid-19, mereka tentunya merasakan tekanan luar biasa, yang mau tidak mau suka atau tidak suka, harus mereka hadapi dan juga harus di alaminya,

Mengamati dan mencermati kondisi tersebut, maka Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara (Untar) dengan para Psikolog-nya, terpanggil untuk memberikan layanan konseling secara online bagi setiap siapapun yang membutuhkan untuk konseling, layanan ini tentunya merupakan wujud dari rasa empati dan juga rasa untuk meringankan beban psikologis yang di alami masyarakat, adapun layanan ini atas inisiatif dari para psikolog berizin praktik yang terdiri atas dosen dan lulusan program profesi Psikologi Untar siap memberikan bantuan nyata dengan Telekonseling gratis untuk masyarakat, khususnya tenaga medis dan keluarganya, hal ini disampaikan Dekan Fakultas Psikologi Untar Dr. Rostiana, S.Psi., M.Si, saat berbicara dengan republiksatu.com melalui telpon genggamnya, Rabu,8/4/2020

“Dengan mengadakan kegiatan telokonseling ini, kami ingin meringankan beban psikologis masyarakat, terutama tim medis yang menjadi garda terdepan penanganan pasien terinfeksi covid-19, sehingga mereka menjadi lebih tenang secara emosional, lebih bersemangat kerja kembali, menghindari stress, serta menghindari traumatik dalam menunaikan tugas kemanusiaan ini,”ungkap Dr.Rostiana

Ia juga menjelaskan bahwa layanan telekonseling ini, tentunya untuk masyarakat luas, namjun di prioritaskan  kepada tenaga tenaga pelayan kesehatan termasuk dokter, paramedik, dan staf yang bekerja di rumah sakit, Kami juga membuka layanan untuk keluarga mereka, karena banyak tenaga medis yang harus meninggalkan keluarga, selain itu juga kami akan mengedukasi masyarakat, agar tidak terjadi stigmatisasi di masyarakat, terhadap kerja kemanusiaan yang di lakukan para medis.

“Selain konseling, kami juga berusaha mengedukasi masyarakat agar tidak memiliki pemikiran stigmatisasi terhadap tenaga medis dan juga para medis, bahwa mereka bisa menularkan virus covid-19, ini tidak boleh terjadi di masyarakat, para medis ini bukan penular virus covid-19, melainkan mereka adalah pejuang kemanusiaan yang harus di lindungi dan harus di dukung agar mereka dapat bekerja tanpa tekanan,”tukas Dr.Rostiana

Ia juga menambahkan bahwa Selain itu layanan ini juga dibuka untuk rekan-rekan Untarian, baik itu dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, dan seluruh karyawan yang bekerja di Untar termasuk satpam maupun cleaning service. Layanan Telekonseling dapat diperoleh dengan cara mengirimkan pesan tertulis kepada administrator Reza di nomor WA 0812 9452 2132, Ikhsan di nomor WA 0813 9880 6747 (untuk dosen dan karyawan Untar) dan Novita di nomor WA 087 7777 09719 (untuk mahasiswa Untar). Adapun telekonseling dibuka setiap Senin-Jumat, jam 09.00-21.00. Waktu pertemuan dengan Psikolog akan ditentukan Administrator.

Sementara itu, menurut Rektor Untar Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan bahwa penyelenggaraan telekonseling ini selain merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak secara langsung maupun tidak langsung dari pandemi Covid-19, melainkan juga merupakan salah suatu wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni Pengabdian Masyarakat.

“Untar sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi tentunya memiliki kewajiban untuk mengimplementasikan salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut, dengan berkonstribusi melalui konsultasi Psikolog secara online dan tidak berbayar. Yang secara secara khusus di gelar pada masa pandemi Covid-19,” ucapnya kepada republiksatu.com melalui telpon genggamnya, Rabu, 8/4/2020 di Jakarta.

Menurut Prof Agus, kegiatan ini dapat dilaksanakan tentunya dengan prinsip Gotong-royong saling membantu satu dengan lainnya, inilah sesungguhnya wujud dari Pancasila, di tengah situasi menghadapi fenomena semakin meluasnya pandemi Covid-19, kita hadirkan Pancasila untuk membantu  Saudara saudara yang menderita karena terdampak Covid 19, dan juga mendidik masyarakat agar tidak bersikap apatis, kemudian skeptis, ketakutan dan yang paling parah adalah mencegah sikap stigmatisasi terhadap para medis yang berjuang menangani penderita covid-19.

“Mari kita hadirkan Pancasila agar saling membantu mencegah serta  melawan penyebaran covid-19”pungkas Rektor Untar Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan


0 Comments


Leave a Comment