Usai Susun Kabinet, PM Muhyiddin Yassin Memohon Maaf Kepada Mahatir

Republiksatu.com, Kualalumpur; Usai di tetapkan sebagai Perdana Menteri Malaysia oleh Yang di-Pertuan Agung Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, pekan Lalu, Muhyiddin Yassin langsung bergerak cepat dengan menyusun kabinetnya, Dalam susunan kabinet itu, ia menunjuk empat nama menteri senior di kursi pemerintahan.

Adapun informasi di himpun dari berbagai media lokal maupun Nasional di negeri Jiran ini menyebutkan bahwa dua hari setelah dirinya mengumumkan kabinet baru pada Senin kemaren, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin menulis surat terbuka berisi permintaan maaf kepada mantan perdana menteri Mahathir Mohamad atas kekacuan politik Malaysia.

"Pertama, saya doakan Mahathir dan keluarga dalam keadaan sehat selalu. Saya ingin meminta maaf kepada Tun (Mahathir) jika ada perbuatan saya yang telah menyinggungya," kata Muhyiddin dalam konferensi pers Rabu, 11 Maret 2020 kemaren.

Bersamaan dengan permintaan maafnya itu, Muhyiddin meminta Mahathir untuk mendukung pemerintahan barunya, Perikatan Nasional.

Muhyiddin juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Mahathir yang telah berkomentar soal dirinya pada Rabu lalu. Dengan itu, Muhyiddin yakin Mahathir telah menunjukkan sedikit dukungannya untuk pemerintahan yang baru.

Sementara itu,  dari pantauan koresponden republiksatu.com, menyampaikan berbagai media Nasional di Malaysia, diantaranya adalah media  kabar Sinar Harian, menyebutkan bahwa Mahathir mengemukakan harapannya agar pemerintahan baru Muhyiddin dapat bertahan hingga pemilu berikutnya.

"Sekarang dia resmi menjadi pemerintah, dia telah membujuk banyak orang...Saya mengetahui bahwa beberapa pendukung saya telah diangkat menjadi menteri baru, jadi mereka bertukar posisi," kata Mahathir dalam pernyataan yang juga dimuat Malay Mail.

Sedangkan kantor berita Bernama menginformasikan bahwa PM Muhyiddin telah berjanji pemerintahnya akan amanah dan menolak gagasan untuk mengadakan pemilihan cepat.

"Jika Anda ingin melakukan pemilihan cepat, saya tidak menginginkan itu. Ini bukan waktunya. Kami di sini untuk melayani masyarakat. Saya berharap semua orang, bukan hanya Tun (Mahathir), memberi dukungan terhadap pemerintahan sehingga kami akan melakukan yang terbaik," ungkap Muhyiddin seperti yang di lansir dari Kantor Berita Bernama, Kamis, 12/3/2020.

 


0 Comments


Leave a Comment