Sejumlah Pegawai PD Sarana Jaya Di Panggil Bareskrim, Di Duga Terlibat Kasus Korupsi Pengadaan Tanah

Republiksatu.com, Jakarta; Heboh adanya dugaan tindak pidana korupsi pada pengadaan tanah  program Rumah DP 0, awalnya  muncul dari adanya surat panggilan dari Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri yang ditujukan pada sejumlah orang dari PD Sarana Jaya. PD Sarana Jaya merupakan BUMD DKI yang bergerak di bidang properti.

Dalam surat panggilan itu tertera dugaan kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait pembelian aset yang dilakukan PD Sarana Jaya pada tahun 2018-2020. Kasus itu masih dalam tahap penyelidikan, belum ada tersangka yang ditetapkan.

"Benar, lidik (penyelidikan)," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono kepada wartawan, Senin (9/3/2020) kemaren,

Argo pun membenarkan isi dari surat panggilan itu. Namun Argo enggan membeberkan lebih jelas mengenai kasus dugaan korupsi yang tengah diselidiki itu. Sementara, saat di konfirmasi ke PD Sarana Jaya , pihak PD Sarana Jaya  membenarkan adanya orang dalam yang telah diperiksa polisi. Namun  pihaknya  tidak sendiri, ada juga pihak lain yang diperiksa.

Salah satu BUMD DKI Jakarta itu mengakui bila pengadaan tanah itu sebagian akan digunakan untuk pembangunan rumah DP Rp 0.

"Memang sebagian kita mau adakan DP (Rp) 0 di sana, tapi ada penataan kawasan juga. Iya, (yang diperiksa) bukan hanya DP Rp 0, tapi masalah lainnya juga diperiksa" kata Direktur Utama PD Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan, kepada wartawan, Rabu,(11/3/2020) di kawasan Kebon Sirih Jakarta Pusat.

 


0 Comments


Leave a Comment