Ide Brilian Dirut PD PANCA KARYA-Maluku Mengajukan Penyertaan Modal Pemprov Maluku Ke BUMD

Republiksatu.com, Jakarta;

Provinsi Maluku sebagai salah satu daerah yang kaya raya Sumber Daya Alamnya di Bumi Nusantara ini,  tentunya mengolah kekayaan alam yang dimilikinya untuk terus berbenah diri, melalui berbagai inovasi, kreatifitas dan kerja keras agar dapat menyetarakan pembangunan dengan daerah lain, oleh karena itulah, suka atau tidak suka, Maluku yang terus bergerak maju menuju terciptanya  masyarakat yang sejahtera dengan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerahnya.  Ini semua bisa terwujud jika Pemerintah Provinsi Maluku dapat berperan aktif untuk memanfaatkan peluang yang di milikinya, jangan sampai Maluku kaya namun merana, demikian di sampaikan Adhy Fadhly Koordinator PAPARISA PERJUANGAN MALUKU, PPM_95DJAKARTA, saat di temui republiksatu.com di kawasan Masjid Cut Mutiah Jakarta Pusat, Selasa, 4 Agustus 2020.

“Salah satunya dengan terlibatnya langsung pemerintah daerah dalam pengembangan badan badan usaha milik daerah dengan cara melakukan  investasi investasi yang bisa dilakukan melalui kepemilikan barang milik daerah.misalnya pola penyertaan modal di dalam Badan Usaha Milik Daerah sesuai dengan kompetensinya seperti yang di ajukan oleh Rusdy Ambon Dirut PD Panca Karya Maluku,”Ungkap Adhy

Menurut Ady, merupakan langkah yang sangat tepat, yang di ambil Rusdy ambon Rusdy Ambon Dirut PD PANCA KARYA-MALUKU, untuk mengajukan penyertaan modal Pemerintah Provinsi Maluku di PD Panca Karya Maluku,  yang mana selama ini , tidak pernah dilakukan bahkan terpikirkan oleh kebanyakan pemimpin perusahaan daerah, Jadi jika langkah yang merupakan pemikiran brilian Rusdy Ambon ini di iyakan oleh pemerintah daerah, maka secara tidak langsung, pemerintah telah ikut berinvestasi pada BUMD, jadi Pemda tidak semata mata menaggung belanja modal BUMD.

“ Ini merupakan pemikiran Brilian dari Rusdy Ambon, yang berdampak positif baik bagi daerah maupun bagi kelangsungan jalannya perusahaan milik daerah tersebut.Semoga saja, pemerintah daerah lewat gubernur Murad ismail, yang mana memiliki komitmen untuk membawa maluku keluar dari kemiskinan dan keterpurukan, mau merespon apa yang di usulkan Dirut Panca Karya ini,”tukas Adhy.

Adhy juga menambahkan bahwa hal ini merupakan langkah terobosan dan pemikiran yang sangat tepat, dan disini rusdy ambon memperlihatkan kematangan manajerial dia dalam mengelolah perusahaan daerah.  Prinsipnya,Penyertaan modal Pemda  yang berasal dari APBD  sepanjang tidak mengganggu likuiditas keuangan daerah, dan barang milik daerah itu saha sah saja.tinggal bagaimana memperhatikan aturan aturan mainnya mengenai penyertaan modal Pemda tersebut.  Agar penyertaan modal nantinya, memenuhi asas-asas fungsional, kepastian hukum, efisiensi, akuntabilitas, dan tentu kepastian nilainya.

“Penyertaan modal oleh Pemerintah Daerah kepada BUMD diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 2014, Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 sudah sangat jelas mengatur mengenai hal tersebut, sehingga tidak perlu di ragukan, dan ini momentumnya sangat tepat, Pemprov Maluku memberikan penyertaan modalnya ke BUMD.”tandasnya.

 


0 Comments


Leave a Comment