Dampak Merebaknya Virus Covid-19, Dinas PPKUKM DKI Jakarta Gelar Operasi Pasar

Republiksatu.com,Jakarta; Salah satu dampak dari penyebaran pandemic virus Covid-19 adalah adanya fenomena kenaikan harga bahan pokok makanan, seperti  beras, gula dsb, untuk mencegah terjadinya ketidakstabilan ketersediaan bahan pokok beserta harganya, maka Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta bekerja sama dengan Perum Bulog melakukan operasi pasar di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur; Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan; Pasar Rawasari, Jakarta Pusat; Pasar Anyer Bahari, Jakarta Utara; dan Pasar Cengkareng, Jakarta Barat, adapun operasi pasar bahan pokok ini bertujuan menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di tengah pandemi COVID-19. hal ini disampaikan  Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, di temui republiksatu.com, saat menggelar aksi operasi pasar di Pasar Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis, 19/3/2020

"Ini juga berfungsi memberikan jaminan tersedianya bahan pangan dan mencegah masyarakat melakukan panic buying," ujarnya, Kamis (19/3).

Ratu menjelaskan, operasi pasar bahan pokok dilakukan secara bergiliran dari satu pasar ke pasar lainnya.Operasi pasar dimulai pukul 08.00 hingga selesai. diberbagai lokasi agar dapat diakses dan memudahkan warga mencukupi kebutuhan pokoknya.

 

“ Dalam operasi pasar tersebut beras medium ukuran lima kilogram dijual Rp 45.000; beras medium ukuran 50 kilogram Rp 415.000; beras premium ukuran lima kilogram Rp 61.000; tepung terigu Rp 8.500 per kilogram; minyak goreng Rp 11.500 per liter; dan gula pasir Rp 12.500 per kilogram. 

"Bagi masyarakat yang akan melakukan pembelian kami imbau membawa kantong belanja ramah lingkungan dari rumah," tandasnya.

Sementara itu, di tempat yang sama, salah seorang warga yang memanfaatkan operasi pasar ini untuk membeli bahan pokok, sebut saja, Marni (35) mengatakan bahwa dirinya sangat terbantu dengan adanya operasi pasar ini, dan bahkan dirinya bisa menghemat dari pengeluaran untuk kebutuhan seharian, yang sejak adanya issue virus corona, terasa sangat membebanDini kehidupan dirinya, suami dan tiga orang anaknya

“Alhamdulliah, ada operasi pasar, bisa membantu orang kecil kayak kami ini, sejak adanya issue virus corona ini, semua barang naik, mending ada barangnya, kadang-kadang langka barangnya, pada di borong, ya, terima kasih bisa ikutan operasi pasar, sering sering aja ada operasi pasar, bisa ngringanin warga Jakarta,”ungkap Marni kepada republiksatu.com di pasar Cengkareng, usai membeli bahan pokok untuk keluarganya.

 


0 Comments


Leave a Comment